Atasi Cemas Sebelum Perjalanan

Terkadang, tepat sesaat sebelum bepergian, muncul keraguan. Apakah perjalanan ini layak dilakukan? Apakah benar ini destinasi yang bagus sesuai ekspektasi? Atau apakah perjalanan ini akan sia-sia?

Hampir semua pelancong, bahkan yang sering bepergian pernah berada di tahap ini. Biasanya keraguan ini muncul di saat Anda akan berangkat. Tiket sudah dipesan, penginapan sudah siap, jadwal perjalanan pun sudah tinggal dijalankan.

Terkadang pemicunya hal sepele. Komentar teman yang mengatakan destinasi Anda ternyata mengecewakan. Berita di media sosial tentang demo di negara tujuan atau sejenisnya. Tiba-tiba Anda mempertanyakan, haruskah perjalanan ini dilakukan?

Perasaan Anda sepenuhnya normal dan valid. Namun, apakah ini hanya perasaan cemas saja atau memang logis? Keraguan itu bisa menjadi monster dan membuat Anda menebak-nebak pikiran dan perasaan Anda. Namun jika Anda merencanakan pertahanan strategis untuk mengatasi kecemasan ini, Anda akan mampu mengelolanya dengan lebih baik.

Lakukan Perawatan Diri Sebelum Perjalanan 

Meskipun Anda merasa percaya diri, ada baiknya untuk mewaspadai pemicu kecemasan sebelum melakukan perjalanan. Hal ini sangat penting, terutama jika Anda sedang menyelesaikan proyek besar di tempat kerja atau di rumah tepat sebelum keberangkatan.

Berikut beberapa cara perawatan diri:

1. Olahraga teratur. Tidak harus yang ekstrem, olahraga sesuai kemampuan saja seperti yang biasa Anda lakukan. Bisa lari, angkat beban, atau sekadar bergerak mengikuti video di media sosial.

2. Berjalan jauh. Jika butuh motivasi, Anda bisa sambil mendengarkan podcast atau buku audio saat melakukannya.

3. Meditasi atau perenungan mendalam.

4. Membaca, menulis, bermusik, menggambar atau bentuk lain sebagai pelepasan energi kreatif Anda. Pilih yang paling Anda suka untuk mengekspresikan diri dan perasaan Anda.

5. Habiskan waktu bersama orang-orang terkasih. Biarkan mereka tahu betapa berartinya mereka bagi Anda. Meskipun Anda merencanakan perjalanan tanpa mereka.

6. Jaga kesehatan. Makanlah dengan baik, tidur yang cukup, jangan mengonsumsi alkohol berlebihan.

Ketahuilah hal yang mengganggu

Jika perjalanan sudah dekat dan Anda merasa muak memikirkannya, cobalah mencari tahu secara detail apa sebenarnya yang mengganggu Anda.

Apakah Anda gugup dirampok? Tidak bisa berkomunikasi dengan siapa pun? Takut terbang? Takut kesepian? Atau takut akan melewatkan acara penting di rumah?

Setelah Anda mengidentifikasi sumbernya, lihat apa yang dapat Anda lakukan untuk memperbaikinya. Apakah Anda akan merasa lebih percaya diri agar tidak dicopet jika membeli tas kamera yang terkunci?

Jika Anda gugup untuk bertemu orang lain, mengapa Anda tidak mengirim pesan ke grup komunitas online setempat? Memesan kamar di asrama agar bertemu banyak orang? Atau memilih kamar pribadi di hostel jika tidak suka keramaian?

Terkadang Anda hanya khawatir tentang hal yang tidak diketahui. Dan sekali lagi, itu sangat normal. Dalam hal ini, merencanakan hari pertama Anda di perjalanan dapat membantu.

Rencanakan dengan detil kedatangan Anda dan 24 jam pertama di tempat tujuan

Susunlah jadwal perjalanan dengan cermat di 24 jam pertama saat kedatangan. Misalnya Anda akan melakukan perjalanan ke Bangkok. Bisa dibilang ini adalah perjalanan pertama Anda di Asia. Meskipun Anda sudah mengetahui bahwa Thailand adalah wilayah yang mudah untuk dikunjungi, Anda tetap gugup menghadapi budaya yang benar-benar baru.

Ini contoh rencana 24 jam pertama di Thailand:

1. Setelah melalui imigrasi bandara, Anda akan pergi ke ATM dan mengambil uang tunai.

2. Anda akan naik taksi ke penginapan, dan Anda membawa selembar kertas dengan alamat yang ditulis dalam bahasa Thailand.

3. Anda akan check-in ke penginapan dan mengirim pesan kepada keluarga untuk memberi kabar bahwa Anda sudah berada di tujuan.

4. Anda akan tidur dan kemudian berjalan ke Wat Phra Kaew untuk melihat Grand Palace dan Wat Pho keesokan paginya.

5. Anda akan membeli makanan di jalan yang dilewati di suatu tempat untuk makan siang.

6. Anda makan malam di Khao San Road, sekaligus menikmati malam di sana sebelum kembali ke penginapan.

Katakanlah hal tersebut tidak berjalan sesuai rencana. Entah Anda tidak bisa segera menemukan penginapan karena jalanan macet atau kamar yang dipesan tidak sesuai harapan. Setidaknya memiliki panduan tersebut akan membuat Anda fokus dan nyaman. Perasaan Anda juga lebih lega karena tidak berada dalam ketidaktahuan tanpa rencana.

Ini baru tips awalnya. Masih ada kelanjutannya di bagian kedua.

Share via :
Only member can wowing to this article. Register now here