Pramugari Berbagi 5 Hal Yang Tidak Akan Dilakukan di Pesawat (dan Anda Juga Seharusnya Tidak)

Profesi pramugari bukan hanya melayani para penumpang. Namun, alasan utama mereka berada di pesawat adalah demi keselamatan penumpang. Mereka tidak hanya membuat penerbangan Anda nyaman, tetapi juga selamat.

Karena itu, hal-hal yang disampaikan pramugari seperti Christina Ling, instruktur pramugari di balik akun @flightattinstructor, wajib diperhatikan. Ling membagikan lima hal yang tidak akan pernah dia lakukan di pesawat demi alasan keselamatan. Sebaiknya, Anda juga harus menghindarinya.

Saran pramugari #1: Jangan kencangkan sabuk pengaman di perut Anda

Sabuk pengaman adalah bagian penting dari keselamatan penerbangan. Lampu instruksi kencangkan sabuk pengaman menyala selama turbulensi, lepas landas dan mendarat. Namun, banyak dari kita mungkin tidak tahu cara memakai sabuk pengaman dengan benar.

Ling menjelaskan sebaiknya tidak memakai sabuk pengaman di atas perut Anda. Kenakan di bagian bawah tubuh Anda untuk menjaga keamanan organ Anda. Artinya, pasang sabuk pengaman tepat di pusar atau sedikit di bawahnya. Selain itu, kenakan sabuk pengaman Anda sekencang mungkin untuk perlindungan maksimal.

Jangan malu untuk meminta tali tambahan sabuk pengaman jika membutuhkannya. Yang terpenting adalah keselamatan Anda. Mintalah tali tambahan tersebut kepada awak kabin dan ikuti instruksi di atas untuk memakainya dengan benar.

Saran pramugari #2: Jangan tinggalkan barang-barang tanpa pengawasan

Jangan tinggalkan paspor di saku kursi depan Anda. Jangan biarkan tas tangan atau dompet Anda terlihat jelas. Jangan tinggalkan laptop dan ponsel Anda tergeletak begitu saja saat Anda berjalan-jalan di lorong atau pergi ke kamar mandi.

Seperti di tempat lain, ada banyak orang berniat buruk diantara kumpulan orang. Tidak mengamankan barang berharga Anda adalah kesalahan yang mungkin disesali nanti. Sebaiknya bereskan semua dan bawa barang-barang, saat Anda meninggalkan tempat duduk.

Saran pramugari #3: Jika Anda menjatuhkan ponsel di antara kursi, jangan mencoba mengambilnya kembali

Upaya mengambil ponsel yang jatuh dari sela-sela kursi pesawat itu berbahaya! Dengan menggerakkan tempat duduk dan menggoyangkan ponsel saat mencoba mengambilnya, menyebabkan baterai litium dapat rusak dan terbakar. Tentu tidak ada yang ingin mengalami kebakaran saat di pesawat.

Namun, jika ini terjadi, hubungi anggota kru pesawat dan mintalah bantuan mereka.

Saran pramugari #4: Jangan merokok atau menghisap rokok elektrik selama penerbangan

Meskipun mungkin sulit bagi perokok dan perokok elektrik untuk tidak memanjakan diri saat terbang, penting bagi mereka untuk memiliki tekad yang kuat. Tentu saja, rokok yang menyala dapat menimbulkan bahaya kebakaran.

Namun, rokok dan rokok elektrik sama-sama berbahaya karena menghasilkan aerosol yang dapat memicu alarm asap di dalam pesawat. Hal ini bisa menimbulkan kepanikan dan berpotensi membuat pilot mengira ada kebakaran mekanis di pesawat.

Jangan juga bersembunyi di kamar mandi untuk merokok. Anda akan tertangkap dan mendapat masalah serius dengan pihak berwenang.

Saran pramugari #5: Jangan berdiri jika pesawat masih bergerak

Bisa dipahami jika kita sangat ingin segera keluar dari kursi pesawat yang tidak nyaman, terutama setelah penerbangan panjang. Namun, Anda benar-benar harus tetap duduk sampai mesin dimatikan, tanda sabuk pengaman dimatikan, dan pesawat berhenti bergerak.

Situasi yang membahayakan penumpang dapat terjadi saat roda pesawat mencapai daratan. Pastikan mengikuti instruksi yang diberikan oleh pramugari dan bersabarlah. Anda akan keluar dengan cepat jika mengikuti aturan.

https://matadornetwork.com/read/flight-attendant-advice/

Share via :
Only member can wowing to this article. Register now here