Jelajahi 10 Kota Tertua di Dunia: Bagian 1

Buat yang suka menjelajah tanah-tanah bersejarah, jangan lewatkan 10 kota berikut. Karena tanah di bawah kota-kota ini dan mungkin juga temboknya, telah menjadi saksi sejarah selama ribuan tahun. Ini 10 kota tertua yang wajib menjadi destinasi Anda selanjutnya.
1. Damaskus, Suriah
Salah satu kota tertua di Timur Tengah, Damaskus, didirikan pada abad ke-3 Sebelum Masehi. Melalui situs penggalian, para arkeolog mampu membuktikan bahwa kawasan tersebut pertama kali dihuni antara tahun 8.000 dan 10.000 Sebelum Masehi.
Terletak di Suriah saat ini, kota ini merupakan tempat yang unik. Karena begitu banyak budaya yang menjadikannya seperti sekarang ini, termasuk elemen perencanaan kota Romawi dan Yunani. Islam juga berpengaruh besar. Terbukti dengan berdirinya Masjid Bani Umayyah. Masjid yang juga dikenal sebagai Masjid Agung ini adalah salah satu masjid terbesar dan tertua di dunia. Dibangun antara tahun 705 dan 715 Masehi.

2. Athena, Yunani
Athena merupakan ibu kota sekaligus kota terbesar di Yunani. Salah satu kota tertua di dunia ini telah dihuni sejak 5.000 Sebelum Masehi, atau kurang lebih selama 7.000 tahun. Dulunya merupakan negara kota yang kuat dan tempat lahirnya demokrasi.
Para penggemar sejarah akan senang berjalan-jalan di sekitar kota ini. Karena penuh dengan permata bersejarah, yang mewakili berbagai kerajaan seperti Romawi, Bizantium, dan Ottoman. Yunani memang menderita dalam beberapa tahun terakhir karena kemerosotan ekonomi. Namun, Yunani tetap menjadi tujuan populer bagi wisatawan yang ingin merasakan sejarah, seni, kuliner, dan masyarakat luar biasa yang ditawarkan Athena.

3. Sidon, Lebanon
Sidon di Lebanon adalah kota lain dengan sejarah yang panjang dan kaya. Memang, diyakini bahwa kawasan itu dihuni sekitar tahun 4.000 Sebelum Masehi. Atau bahkan lebih awal sekitar tahun 6.000 Sebelum Masehi. Selain itu, diyakini secara luas bahwa tokoh-tokoh sejarah seperti Yesus, St. Paul, dan Alexander Agung semuanya berkunjung. Alexander Agung bahkan merebut kota tersebut.
Terletak di selatan Beirut, kota Fenisia ini sekarang menjadi salah satu kota terbesar di Lebanon. Kota-kota Fenisia merujuk pada pusat peradaban kuno yang terletak di pesisir Mediterania timur (sekarang Lebanon, Suriah, dan Israel Utara).
Sidon merupakan rumah bagi Sayhad, sebuah pelabuhan yang sibuk. Sebagian besar sejarah Sidon terletak di bawah bangunan modern, sehingga menyulitkan para arkeolog untuk melakukan penggalian. Namun, ada situs luar biasa yang bisa dijelajahi, termasuk Kastil Laut Sidon.
4. Rayy, Iran
Bagian dari wilayah metropolitan Teheran Besar di Iran, Rayy, juga dieja Rey atau Ray, adalah kota tertua di provinsi tersebut. Salah satu kota tertua di dunia ini, penduduknya sudah ada sejak 6.000 Sebelum Masehi. Tenggelam dalam sejarah, kota ini disebut-sebut sebagai tempat suci di Avesta, yang merupakan kitab suci kuno Zoroastrianisme.
Bangsa Arab merebut kota ini pada tahun 641 Masehi, dan hampir dihancurkan oleh bangsa Mongol pada tahun 1220. Monumen bersejarah yang masih bertahan termasuk Menara Tughrul dari abad ke-12. Ada juga Bukit Cheshmeh Ali yang berusia 5.000 tahun, ‘bukit dengan mata air’ dan situs penggalian tempat ditemukannya artefak berusia 7.000 tahun.
Masih ada 6 kota tua lain yang wajib dikunjungi. Tunggu kelanjutannya di Bagian 2.
