Legenda Bakpao Chik Yen

Warga asli Surabaya pasti tidak asing dengan Bakpao Chik Yen. Bisa dibilang ini adalah legendanya bakpao di Surabaya. Sejak kecil aku sudah akrab dengan bakpao Chik Yen. Penjualnya selalu keliling dengan gerobak roda tiga yang bisa dikayuh seperti naik sepeda.

Porsi bakpaonya yang besar, isiannya yang melimpah, membuat Chik Yen selalu menjadi pilihan saat ingin makan bakpao. Favoritku tentu saja isi ayam, kacang hijau, dan kacang tanah. Masih ada lagi varian lain seperti cokelat, keju susu, kacang putih, kacang merah, ayam spesial, stroberi, dan lain-lain.

Kini cabangnya tersebar di seluruh Surabaya, bahkan ke kota-kota lain. Saat di Bandung dan Jakarta aku bahkan bisa menemukan Bakpao Chik Yen, meski tidak sebanyak di Surabaya.

Keistimewaan Bakpao Chik Yen baru terasa saat aku merantau dari Surabaya ke daerah Jabodetabek dan Jawa Barat. Saat ingin makan bakpao, aku kesulitan menemukan bakpao yang kualitasnya sama dengan Chik Yen.

Ukuran atau isian mungkin masih bisa diduplikasi. Namun, kelembutan dan empuknya sulit dicari. Mungkin bisa dengan bakpao yang harganya lebih mahal. Sementara Chik Yen mulai harga Rp 7000 sudah bisa menikmati bakpao yang berkualitas.


Saat menelusuri internet, aku menemukan bahwa Bakpao Chik Yen sudah ada sejak tahun 1970an di Pasar Pabean Surabaya. Karena permintaan semakin banyak, mereka mulai membuat pabrik bakpao yang konon saat itu baru pertama kali ada di Indonesia.

Mereka pun menjual bakpao seperti menjual roti, yaitu berkeliling ke rumah-rumah warga Surabaya. Hal itulah yang membuat bakpao Chik Yen menjadi pilihan jajanan favorit warga Surabaya.

Aku ingat saat kecil dulu ada satu merek bakpao lain yang sama enaknya dengan Chik Yen, yaitu Chun Yen. Menurut cerita ayahku, pemiliknya masih bersaudara. Namun, entah mengapa kini Bakpao Chun Yen sudah tidak bisa aku temukan lagi. Jejaknya di dunia maya juga tidak ada. Mungkin mereka bergabung dalam satu merek dan mengembangkannya bersama.

Yang jelas kualitas bakpao Chik Yen tidak pernah berubah. Bahkan kini di beberapa outlet tersedia varian frozen-nya. Jadi bisa lebih awet disimpan atau untuk oleh-oleh.

Selain masih ada penjaja kelilingnya, ada juga outlet-outlet di beberapa ruas jalan besar di Surabaya. Aku sering melihat di Jalan Darmahusada, Untung Suropati, Diponegoro/Dr. Soetomo, dan banyak lagi. Selengkapnya bisa dilihat di maps.

Sekarang karena sudah tinggal di Surabaya, aku tidak perlu bingung karena penjual bakpao Chik Yen bertebaran dimana-mana. Harga dan kualitasnya sama antara penjual yang satu dan yang lainnya.

Share via :
Only member can wowing to this article. Register now here