Reportase Survey on The Spot di B2P2TO-OT, TAWANGMANGU, KARANGANYAR, SURAKARTA

Jam dinding di "mabes" - sebutan canda untuk rumah Ketua (Coordinator) Committee HUHEHA - telah menunjukkan pk. 22.00 lebih 15 menit. Cak Dimas sudah duduk di kursi tamu beberapa saat lalu, tapi Cak Agus Yudianto yang sudah janji Ok ikut survey belum muncul. Syukurlah, ketika saya hampir memutuskan berangkat berdua, bersama Cak Dimas, tiba2 saja Cak Agus datang, berkelebat di depan rumah.
Injury time, akhirnya kami langsung berangkat, bertiga melangkah ke luar rumah ketika jam sudah menunjuk pk. 23.15 atau 11.15 malam. Sengaja kami memilih naik bus patas EKA via Terminal Bungurasih (Sidoarjo), bukan kereta api atau bawa mobil sendiri ; dengan pertimbangan tidak terikat waktu berangkat, dibanding naik KA, dan juga tidak terlalu capek dibanding bila setir mobil sendiri.

Tak perlu lama menunggu, begitu sampai di Terminal Bungur, tepat pukul 24.00, dini hari, 1 September 2016, bus berangkat. Singkat cerita, pk. 03.16 kami sudah tiba di Restoran Duta, Ngawi yang memang menjadi langganan bus EKA untuk jeda, ishoma. Setelah itu kami hanya butuh waktu kurang dari 2 jam, tepatnya pk. 04.48 kami sudah tiba dan masuk terminal bus Tirtonadi, Solo.
Subuh baru saja manjing, kami sempatkan subuhan di masjid AL MUSAFIR, setelah itu tak buang waktu. pk. 05.45 kami lanjut bergeser ke zona bus antar daerah, wilayah Surakarta.
Terminal Tirtonadi yang baru dibangun oleh Pemkot Solo (ide Joko Wi, ketika beliau Walikota Solo) itu begitu megah dan berpredikat sebagai Terminal Bus Kelas A. Karena itu dengan cepat dan mudah kami langsung menemukan dan naik Bus Jaya, ke arah Tawangmangu. Cukup sekitar 1,5 jam, yakni pk. 07.55 kami sudah sampai di Terminal Angkutan Umum Tawangmangu, Karanganyar.

Setelah beberapa saat ke toilet dan minum hangat di kedai, tak buang waktu kami lanjut naik - ke atas sedikit - 1 Km lagi ke sasaran, yakni B2P2TO-OT (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional) sambung dengan mobil angkot Mitsubishi L-300.
Sesampai di lokasi kami disambut dengan baik dan ramah oleh karyawan di sana, hingga kami diantar on the spot ke Kebun Budidaya, Rumah Kaca, Rumah Pasca Panen, Laboratorium, Museum dan dengan sedikit tanya jawab. Hanya cukup 45 menit. Selebihnya, kami bertiga menuju ke Klinik HERBAL yang hanya berjarak 5 menit berjalan kaki dari Gedung induk. Cak Agus - yang sakit asthma - menyempatkan diri untuk "mencicipi" pelayanan klinik tersebut sehingga diperiksa seorang dokter dan memperoleh kapsul "obat" yang berisi simplisia powder (tepung obat herbal).

Yang paling penting adalah : INFO untuk melakukan kunjungan dan WISATA HERBAL Ke Lembaga tersebut, mas Pulung, karyawan yang menerima kami tersebut menjelaskan :
1). Kunjungan (Wisata Herbal), hanya bisa dilaksanakan, apabila kita mengajukan surat permohonan perihal itu, ditujukan kepada Ketua B2P2TO-OT dengan menyebut hari dan tanggal yang diinginkan ;
2). Namun demikian, kunjungan hanya bisa dilakukan 3 hari dalam seminggu : SELASA, RABU atau KAMIS ;
3). Pihak Lembaga berwenang merubah waktu yang sudah ditetapkan, bila sewaktu-waktu ada kunjungan Menteri atau Pejabat ;
4). Khusus untuk melihat Kebun Budidaya di Bukit Tawangmangu, tidak bisa menggunakan bus besar. Kendaraan besar yang bisa digunakan, maksimal adalah ELF atau sekelas itu ;
5). Sementara - selama masih ada renovasi - Lembaga tidak menyediakan penginapan, bagi tamu yang berkunjung. Yang bersangkutan, bisa menyewa Villa atau GUEST HOUSE rumah penduduk, bila tidak memilih hotel ;
6). Mengingat bulan September dan Oktober sudah ada beberapa kunjungan, maka HUHEHA Community diminta untuk "segera" mengirim surat permohonan kunjungan dimaksud.
Satu lagi yang menarik dari perjalanan ini. Kami bertiga sempat pula menyusuri kampung atau dukuh di belakang gedung B2P2TO-OT sambil survey - lihat dan tanya harga penginapan ala GUEST HOUSE - rumah penduduk setempat. Selain itu, kami juga mampir dan menikmati minuman di Cafe Herbal Pak Jun. Mmmmmmhh .. segaaarrrr ..
Hingga tulisan ini dibuat, kami sudah kembali naik bus Patas EKA dari Terminal TIRTONADI, Solo menuju, Surabaya. Dan saat ini pk. 17.51 kami sedang di atas bus yang sebentar lagi akan masuk dan ber-ishoma di Restoran DUTA, Ngawi.
Sampai jumpa.
@silabasuki-anggerdimas-agusyudianto.-