Pecel Makanan Legendaris: Bagian Kedua

Kalau sebelumnya kita sudah mengenal asal usul pecel, ini saatnya memberikan rekomendasi kedai pecel yang enak. Sebenarnya jika tinggal di Jawa, terutama di Jawa Timur, tidak akan sulit menemukan penjual pecel.

Mereka biasanya menggelar lapak di pagi hari. Mulai dari hanya menggelar meja, hingga masuk ke restoran. Tak heran setiap orang pasti memiliki penjual pecel favorit masing-masing. Ini beberapa kesukaan saya.

Depot Nasi Pecel 99 Madiun

Bicara pecel, pasti harus menyebut pecel madiun. Beberapa tahun silam saat berkunjung ke Madiun, saya dan keluarga menyempatkan diri mengunjungi kedai pecel langganan artis dan pejabat, terutama Mantan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono.

Namanya Depot Nasi Pecel 99 Madiun yang berada di Jl. Cokroaminoto No.99, Kota Madiun. Lokasinya tidak jauh dari alun-alun Madiun. Rasa sambalnya khas madiun dengan berbagai campuran sayuran dan lauk yang bisa dipilih sendiri.

Kedai ini sudah ada lebih dari 30 tahun dan tetap bertahan hingga kini. Tentu saja kualitasnya tak main-main. Jika sedang berada di Madiun, sempatkan mencicipi pecel Istimewa ini.

Pecel Madiun Mbak Nuning Purwakarta

Saat tinggal di Purwakarta, saya tentu mencari penjual pecel yang enak. Beberapa kali mencoba beberapa pecel, tetapi rasanya tidak memuaskan. Hingga suatu hari, suami iseng memesan pecel dari aplikasi ‘hijau’. Dia tertarik dengan menunya, yaitu pecel dengan sambal tumpang. Padahal kedainya merujuk pada pecel madiun.  

Ketika pesanan datang, rasanya di luar ekspektasi. Enak sekali! Rasa sambal kacangnya mengingatkan saya pada pecel 99 Madiun. Namun, ditambah siraman sambal tumpang khas kediri yang membuatnya semakin mantap.

Lain waktu saya pun mendatangi kedainya karena penasaran. Mbak Nuning membuka kedai di samping rumahnya di dalam gang sebuah perumahan. Beliau asli Ngawi dan menjual pecel karena tidak menemukan pecel yang sesuai dengan lidahnya di Purwakarta.

Ini benar-benar hidden gem. Saya suka paket nasi pecel komplit sambal tumpang. Sudah ada nasi, sayuran, kering tempe, tempe goreng tepung, mi goreng, peyek, sambal kacang dan tumpang. Wah, kenyang dan puas banget. Sangat mengobati kerinduan makan pecel sekaligus nasi rames Jawa Timuran.

Pecel sekitar tempat tinggal

Selain itu, masih ada pecel di sekitar tempat tinggal. Kalau di perumahan orang tua saya di Griyo Mapan, Waru, Sidoarjo, ada Pecel Bu Mul. Memang bukan pecel yang terkenal seantero Sidoarjo atau Surabaya, tetapi ini penjual legendaris buat saya pribadi.

Beliau sudah berjualan sejak saya SD dan masih eksis hingga sekarang, dilanjutkan anaknya. Rasanya tidak pernah berubah. Isinya nasi pecel lengkap dengan rempeyek, orek tempe basah, dan tahu bali. Terkadang ada telur bulat bali.

Pecelnya cenderung berkiblat ke pecel madiun. Rasanya enak sekali, apalagi rempeyeknya. Orang-orang bahkan suka membeli rempeyeknya saja. Tipis kering dan garing. Saya sanggup berdiri bermenit-menit mengantri hanya untuk makan nasi pecel Bu Mul. Setiap pulang kampung, ini yang selalu saya cari.

Sementara di rumah mertua di Candi, Sidoarjo, mertua merekomendasikan Nasi pecel blitar Mbak Hana. Ini enak juga. Meski pecel blitar, tetapi aroma kencurnya tidak terlalu terasa. Sayurannya juga lengkap termasuk ada bunga turi. Rempeyeknya juga tipis garing. Ada beberapa pilihan lauk yang bisa dipilih seperti telur, ayam, ati ampela, dan favorit saya, dadar jagungnya.

Karena itu, kalau berada di Jawa Timur dan suka pecel, sempatkan untuk mencari penjual pecel yang enak. Pasti tidak susah. Untuk saya pribadi sambal kacang dan rempeyeknya harus enak. Sisanya bisa dikondisikan.

Share via :
Only member can wowing to this article. Register now here