4 Bencana Traveling yang Sering Terjadi dan Solusinya: Bagian 2

Selain kehilangan paspor dan ketinggalan pesawat, masih ada 2 bencana traveling yang sering terjadi. Berikut kelanjutannya.
3. Bagasi hilang
Anda sudah menunggu bagasi di ban berjalan terminal kedatangan. Barang Anda tak kunjung datang, hingga penumpang terakhir selesai mengambil bagasinya. Padahal Anda sudah melilit koper dengan isolasi warna terang agar mudah dikenali. Nyatanya, maskapai kehilangan bagasi Anda.
Lakukan segera
Pastikan Anda menyimpan tiket pengambilan bagasi yang diberikan saat keberangkatan. Kemudian, pergilah ke area klaim bagasi dan laporkan kehilangan Anda. Mereka akan melacak dimana bagasi Anda. Apakah tertinggal di bandara keberangkatan atau nyasar ke maskapai lain. Jika itu yang terjadi, tunggulah beberapa hari. Maskapai akan mengembalikan bagasi Anda ke tempat Anda menginap.
Namun, jika bagasi hilang dan maskapai benar-benar tidak bisa menemukan, Anda bisa mengajukan klaim ganti rugi. Untuk ini Anda mungkin harus membuat daftar barang-barang apa saja yang ada di dalam tas Anda. Mereka akan memberikan ganti rugi, tetapi bukan penggantian penuh atas barang Anda. Hal ini mungkin berarti sepatu lama Anda yang harganya 1 juta, kemungkinan besar tidak dihargai 1 juta.
Persiapkan ini
Untuk mengurangi risiko kehilangan bagasi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Hilangkan semua tag, label, atau barcode lain yang akan membingungkan mesin pindai saat keberangkatan. Jangan membawa barang-barang berharga atau penting di dalam bagasi. Jangan lupa untuk membawa baju ganti di tas kabin Anda.
Pastikan label nama dan alamat terdapat di setiap tas bagasi Anda. Begitu juga di bagian dalam tas. Hal ini untuk berjaga-jaga, jika tas Anda robek atau rusak saat perjalanan. Yang terpenting, simpan baik-baik tiket pengambilan bagasi. Jangan sampai hilang!

4. Sakit atau cedera di perjalanan
Sakit atau cedera saat jauh dari rumah tentu merepotkan. Apalagi jika Anda tidak mengetahui prosedur penanganan kesehatan di sana, bahkan tidak mendapat dokter yang bisa berkomunikasi dengan bahasa Anda. Cara terbaik mencegahnya adalah dengan mempersiapkan sebelum keberangkatan.
Lakukan segera
Jika Anda terluka atau sakit, segera hubungi penyedia layanan kesehatan. Hubungi dokter langganan jika Anda kehabisan obat yang penting. Dia mungkin meresepkan obat yang bisa ditebus di apotik setempat.
Jika Anda di hotel dan terjadi cedera atau penyakit yang tidak fatal, hubungi resepsionis. Mereka mungkin bisa memanggil dokter ke hotel. Untuk perawatan ke Rumah Sakit, pergilah dengan taksi dan datangi Rumah Sakit terdekat. Hotel Anda bisa merekomendasikan yang terdekat, jika Anda belum meriset sebelumnya atau hubungi nomor darurat setempat.
Di beberapa kondisi ini, Anda harus menyiapkan langkah darurat medis saat bepergian, jika:
- bepergian dengan anak-anak
- Anda memiliki kondisi medis tertentu atau pergi dengan orang yang begitu
- hendak melakukan aktivitas fisik yang berpotensi membahayakan, seperti naik kuda, mendaki gunung, atau bungee jumping
- berkemah atau tinggal di negara yang sanitasinya kurang baik

Persiapkan ini
Sebelum bepergian ke luar negeri, pastikan untuk mengetahui kondisi kesehatan pribadi, orang-orang yang bepergian dengan Anda, serta negara tujuan. Anda bisa mengecek ke beberapa situs kesehatan seperti situs WHO https://www.who.int/travel-advice untuk saran-saran sebelum bepergian ke luar negeri.
Cek kondisi negara tujuan, termasuk penyakit dan vaksin yang dibutuhkan sebelum masuk ke negara tersebut. Jangan lupa juga untuk memeriksa asuransi Anda dan meminta daftar RS dan dokter yang bekerja sama dengan asuransi Anda.
Lengkapi informasi di bawah ini dan simpan dengan baik saat Anda bepergian:
- Nomor telepon dokter langganan atau dokter di negara tujuan
- Nomor kontak agen asuransi Anda
- Nomor dan alamat kedutaan di negara tujuan
- Nomor kontak keluarga atau teman di rumah, jika Anda bepergian sendirian
Jika Anda berkemah atau tinggal di daerah terpencil, bawalah obat-obatan dan kotak P3K. Berikan juga salinan rencana perjalanan Anda kepada seseorang di rumah. Dengan begini jika terjadi sesuatu kepada Anda dan Anda tidak mampu menghubungi untuk pertolongan medis, seseorang bisa melacak keberadaan Anda.
Ada baiknya untuk mempertimbangkan mengambil asuransi perjalanan yang mencakup evakuasi medis. Diterbangkan ke luar negeri yang tidak dilengkapi fasilitas untuk mengobati cedera atau penyakit Anda, bisa menjadi hal yang penting dan sangat mahal.

Sumber:
https://www.smartertravel.com/common-travel-disasters-prevent/