Panduan: Menjelajahi Tempat-Tempat di Luar Jalur Wisata Umum di Asia Tenggara

Di Asia Tenggara, banyak wisatawan hanya fokus pada Bangkok. Apalagi bagi kebanyakan backpacker, Bangkok identik dengan Khao San Road. Khao San merupakan pemberhentian pertama dalam rute wisata Asia Tenggara yang melintasi Thailand, Laos, Vietnam, dan Kamboja.

Anda bisa mengikuti rute wisata menuju Chiang Mai, menyusuri sungai hingga ke Luang Prabang, melintasi pegunungan menuju Vietnam, singgah sejenak di Kamboja, dan akhirnya kembali ke Bangkok, sembari mengunjungi berbagai destinasi wisata utama di sepanjang perjalanan.

Atau, Anda bisa menempuh rute ke arah selatan menuju Krabi atau Ko Phi Phi, berpesta meriah saat bulan purnama di Ko Pha Ngan, dan menyelam di Ko Tao. Mungkin Anda bahkan akan mampir ke Malaysia. Atau mungkin tidak.

Namun, mengapa hanya terpaku pada objek wisata utama? Tentu saja, tempat-tempat seperti Angkor Wat dan Luang Prabang terkenal karena suatu alasan. Namun,pengalaman unik dan tak terlupakan menanti jika Anda berinisiatif untuk menjelajah lebih jauh daripada wisatawan pada umumnya.

Berikut adalah 8 ide segar untuk menjelajahi sisi lain Asia Tenggara di luar jalur wisata yang umum dikunjungi.

1. Bersepeda menyusuri Sungai Mekong.

Banyak operator tur menawarkan perjalanan bersepeda melintasi Delta Mekong. Ini adalah cara yang lebih penuh petualangan untuk menikmati kawasan tersebut dibandingkan dengan pilihan paket wisata umum yang menggunakan bus atau perahu.

Tur bersepeda membawa Anda keluar dari jalan raya utama dan menyusuri jalan tanah di tengah area persawahan. Anda tidak akan merasa seperti turis yang sekadar diantar dari satu objek wisata ke objek wisata lainnya. Melainkan lebih seperti seorang penjelajah yang bebas menentukan kecepatan perjalanan sendiri.

Jika Anda termasuk pesepeda amatir atau sekadar hobi, ikut tur saja karena lebih praktis dan terjamin. Namun, jika Anda adalah pesepeda berpengalaman, coba saja menjelajah sendiri.

2. Kunjungi Taman Nasional di Vietnam.

Kebanyakan wisatawan yang berkunjung ke Vietnam hanya mengikuti tur alam yang umum, seperti ke Teluk Halong, Sapa, dan Delta Mekong.

Namun, Vietnam memiliki banyak sekali taman nasional yang memungkinkan setiap wisatawan untuk menikmati sisi terbaik Vietnam, yaitu keindahan alamnya. Sebagian besar taman nasional ini jarang dikunjungi wisatawan. Padahal pemandangannya memukau, memiliki jalur penjelajahan yang luar biasa, kesempatan melihat satwa langka, serta suasana tenang yang jauh dari keramaian.

3. Kunjungi berbagai kuil di Lopburi, Thailand.

Wisatawan yang mencari situs reruntuhan bersejarah di Thailand biasanya lebih berfokus pada dua destinasi utama: Ayutthaya dan Sukhothai. Meskipun Lopburi mungkin tidak semegah kedua tempat tersebut, kota ini memiliki sejumlah kuil yang sangat indah dan layak untuk dikunjungi.

Kebanyakan orang datang hanya untuk kunjungan sehari dari Bangkok. Namun mereka yang tinggal lebih lama dapat merasakan suasana kota pedesaan Thailand yang khas. Nikmati pasar malam yang ramai di dekat stasiun kereta. Saksikan anak-anak sekolah berinteraksi di pusat kota, serta jelajahi kota ini sembari menikmati kehidupan khas kota kecil di Thailand.

Berhati-hatilah terhadap kawanan monyet yang sangat aktif dan berkeliaran di seluruh penjuru kota. Mereka dikenal sering menyambar barang, langsung dari tangan Anda!

4. Bersantai di Kep, Kamboja.

Kota bernuansa kolonial Prancis yang tenang ini merupakan alternatif menarik selain Sihanoukville, pusat pesta tepi pantai di Kamboja yang ramai dan dinamis.

Pantai-pantai di Kep terasa damai dan tidak terlalu ramai pengunjung. Anda bisa mencapai Kep dengan singgah terlebih dahulu di Kampot. Alih-alih langsung menuju Sihanoukville dari Phnom Penh.

Jangan lewatkan kunjungan ke Koh Tonsay (Pulau Kelinci). Tersedia penginapan sederhana dan penduduk setempat menyajikan hidangan laut segar. Seperti udang atau kepiting dengan saus lada tumbuk khas daerah tersebut.

 

Share via :
Only member can wowing to this article. Register now here