Cara Menjadi Penumpang Pesawat yang Lebih Ramah Lingkungan: Bagian 2

Di Bagian satu sudah dibahas lengkap mengenai makanan dan minuman. Ini saatnya membahas pilihan lain yang tersedia, jika Anda ingin menjadi penumpang pesawat yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Pilihlah penerbangan langsung jika memungkinkan
Menurut NASA, dua puluh lima persen emisi karbon penerbangan dihasilkan selama proses taxiing (pergerakan pesawat di darat), lepas landas, dan pendaratan. Semakin sedikit jumlah penerbangan yang Anda tempuh untuk mencapai tujuan akhir, semakin baik.
Meskipun itu berarti Anda harus menjalani perjalanan udara selama lima belas jam. Sebagai keuntungan tambahan, Anda juga menghemat waktu transit, sehingga perjalanan Anda menjadi lebih cepat, sekaligus menghasilkan jejak karbon yang lebih rendah.
Imbangi dampak perjalanan Anda melalui donasi.
Langkah pertama adalah menghitung emisi karbon untuk setiap penerbangan. Hal ini dapat dilakukan menggunakan alat bantu yang praktis ini. Maskapai penerbangan seperti Delta, United, British Airways, Jetstar, Emirates, dan banyak lagi memungkinkan penumpang untuk menambahkan donasi opsional guna mengimbangi jejak karbon (carbon offset) saat proses pemesanan tiket.

Selain itu, terdapat sejumlah organisasi yang berperan sebagai perantara bagi penumpang yang menggunakan maskapai yang belum menerapkan kebijakan serupa. The Nature Conservancy dan Atmosfair dapat membantu Anda dalam hal ini. Sebagai pedoman umum, rencanakan untuk berdonasi sekitar $10 (sekitar Rp 200.000) untuk setiap metrik ton emisi, dengan selisih satu atau dua dolar.
Dana ini dapat digunakan untuk penanaman pohon, pengembangan bahan bakar hayati (biofuel), atau proyek ramah lingkungan lainnya yang berkaitan dengan upaya mengimbangi dampak perjalanan udara.
Pertimbangkan kembali cara Anda menuju bandara
Banyak kota telah melakukan langkah besar dalam membangun sistem transportasi umum yang efisien menuju bandara. Dalam beberapa kasus, sarana transportasi tersebut berupa kereta api atau kereta bawah tanah, sementara di tempat lain berupa bus.
Jika Anda dapat menghindari penggunaan kendaraan pribadi untuk menuju penerbangan yang sudah menghasilkan banyak polusi, ditambah dengan upaya mengimbangi emisi melalui donasi, berarti Anda telah mengambil langkah signifikan untuk mengurangi jejak karbon perjalanan Anda.
Ketika transportasi umum bukan merupakan pilihan yang tersedia, berbagi tumpangan jauh lebih baik daripada mengemudi sendirian atau sekadar diantar. Layanan seperti GrabShare atau UberX Share memungkinkan Anda untuk berbagi tumpangan dengan cara yang mudah dan hemat biaya.
https://matadornetwork.com/read/sustainable-traveler-flying/
