Berbagi cara merencanakan perjalanan Eropa

 

Aku memang dari dulu memimpikan jalan jalan Eropa. Benua Eksotik yang penuh dengan sejarah peradaban kuno berkelas, awal peradaban hedonisme yang megah dipenuhi dengan arsitektur berseni tinggi dan yang paling penting dari semua itu banyak peninggalan sejarah wow banget kan, setelah lima tahun menabung kesampaian juga punya uang yang sekiranya cukup untuk melakukan perjalanan itu.

Nah sekarang nentuin apakah menggunakan jasa biro perjalanan dengan beli paket wisata, kalo beli paket semuanya terrencana dengan baik, didampingi tour guide dan tour leader. Kita tahu beres tinggal duduk santai di bus ngikutin acara semuanya jelas, dilemma banget sih jujur untuk mutusin paket wisata atau free independent tour jalan sendiri gitu maksudnya, keduanya punya kelebihan masing masing. Paket wisata memang memberikan banyak kenyamanan  tapi jalan jalan kan bukan sekedar beres, kita juga harus merasakan sensasi petualangan mulai dari kesesat hihihihii sampe yang paling serem mungkin kecopetan,, uppps segitunya ! yah itu kan masuk petualangan juga kan walaupun aku juga gak minta, udah deh akhirnya aku putusin untuk jalan sendiri.

 

 

Berawal dari hanya ingin mengunjungi Jerman karena dari kecil sering denger Negara satu ini dengan kehebatan teknologinya apalagi aku kagum banget sama Habibie yang sekolah di Jerman terus rencana ngunjungi bekas lokasi tembok berlin dan ngunjungin sahabat semuanya jadi satu. Tapi dengan pertimbangan yang lebih matang lagi berdasarkan motif sejarah aku rubah tujuan menjadi mengunjungi beberapa Negara yaitu Yunani karena disinilah awal peradaban Eropa, saking tingginya peradaban Yunani ini sampe imperium Roma dulu mengidentifikasi manusia beradab adalah mereka yang berbahasa Yunani dan Latin parah kan, jadi aku tentukan pergi ke Athena, habis itu tentunya aku pergi ke Roma dong, karena memang begitu pergeseran kekuasaan dunia saat itu dari kolaborasi Yunani Makedonia dengan Alexander the greatnya terus ke Roma dengan Julius Cesar nya.

 Puas dengan dengan perjalanan sejarah aku putusin untuk mendinginkan hati dan pikiran dengan pergi ke Swiss yeaaayyy negeri pegunungan yang indah dengan landscape cantik, teratur nyaman juga sekaligus mahal ini masuk dalam tujuanku.  Sebenernya motif yang paling besar juga karena aku pengen banget mengunjungi Lauterbrunnen negeri dongeng kata salah satu penulis yang gak sengaja aku baca di Facebook.  Nah final destination nya dalam trip kali ini adalah Paris, ya dong masa cuman artis aja yang pergi ke menara Eiffel sambil maju mundur, kita juga bisa dong ! Selain itu aku pilih Paris sebagai puncak acara tujuan jalan jalan Eropa ku kali ini karena aku juga mau dateng ke istana megah Versailles, siapa sih yang gak tahu kemegahan istana yang satu ini dibangun sejak Luis ke 14 sampe dengan cucunya Luis ke 16 dengan isterinya yang kontroversial Maria Antoniette konon dikenal sebagai madame deficit atau  ratu foya foya sehingga menghabiskan anggaran Negara, walaupun jujur aku pribadi setelah baca beberapa referensi masih meragukan kebenarannya, tapi sudahlah apapun itu Maria Antoniette tetap sebagai salah satu figure yang wow di Paris kala itu, jadi istana Maria Antoniette juga wajib dikunjungi kan bagusnya istananya ternyata di dalam kompleks istana Versailles juga.

Setelah selesai merencanakan tempat tempat yang akan dikunjungi tinggal menentukan darimana aku masuk Eropa. Apakah melalui Anthena Yunani ? Gak seru lah, masa langsung masuk Eropa apa gak sebaiknya ibarat orang olah raga kita ada pemanasan, sebelum makan berat ada pembuka jadi sebelum lihat peradaban Eropa apa gak sebaiknya masuk ketempat Indo Eropa, jembatan Asia Eropa dimana peninggalan campuran budaya Asia wuiiih asiik kan kita bisa lihat perbedaan budaya Asia Eropa secara  bertahap, dimana di tempat ini juga terletak dua budaya benua besar di dunia. Terus dimanakah itu ? Jawabannya adalah Istanbul Turkey, kenapa Istanbul sebagai awal ? Ya seperti yang sudah aku sebutkan sebelumnya jembatan Asia Eopa disinilah tempatnya, satu satunya kota di dunia dimana terletak di dua benua dan itu terlihat dari arsitektur, kesenian, makanan, bahkan wajah penduduk Istanbul yang memperlihatkan campuran Eropa kemudian yang paling menakjubkan Istanbul adalah peninggalan sejarah pusat ibukota imperium besar Roma yang terakhir yitu Romawi romawi timur bernama kostantinopel dan dirubah menjadi Istanbul berlanjut ke abad kejayaan sultan sultan turki semuanya ada disini WOOOW.

 

FGuritno

Share via :
Only member can wowing to this article. Register now here