Tips Aman Saat di Hotel

Kita tentu tak menginginkan terjadi hal buruk saat bepergian dan menginap di hotel. Namun, ada baiknya mengetahui tindakan yang harus dilakukan saat terjadi hal-hal tersebut. Misalnya, terjadi kebakaran, pencurian, serangan teroris, atau bencana alam. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan.
Sebelum Menginap
Sebelum memesan kamar hotel, jangan hanya memperhatikan rating atau fasilitas hotel. Perhatikan juga lingkungan sekitarnya. Apakah hotel terletak di pinggiran kota, area bisnis atau di pedalaman? Amankah berjalan sendirian di malam hari? Dimana kantor polisi terdekat? Semua faktor ini bisa memengaruhi kemungkinan pembobolan atau penyerangan saat menginap.
Selain itu, cek juga sistem keamanan hotel tersebut. Telepon ke hotelnya untuk memastikan apakah ada petugas keamanan selama 24 jam. Apakah ada CCTV di area publik? Apakah lantai kamar untuk menginap hanya bisa diakses oleh tamu? Jika mereka tidak bisa menjelaskan bagaimana pengamanan saat ada kondisi darurat, pertimbangkan untuk memilih hotel yang lain.
Pastikan Anda membawa ponsel genggam yang berfungsi saat bepergian. Apalagi jika bepergian ke luar negeri. Isilah panggilan cepat Anda dengan nomor-nomor darurat. Seperti nomor darurat negara tujuan, lobi tempat menginap, kedutaan negara, dan sejenisnya.
Buatlah dua salinan untuk paspor dan kartu debit/kredit. Satu untuk dititipkan ke keluarga atau teman, satu lagi dibawa selama perjalanan. Pisahkan dengan yang asli untuk menghindari pencurian. Berikan juga rencana perjalanan (itinerary) kepada keluarga atau teman untuk berjaga-jaga jika harus mencari saat terjadi bencana alam atau serangan teroris.
Jika bepergian ke luar negeri untuk waktu yang lama, daftarkan kedatangan Anda ke kedutaan atau konsulat di negara tujuan.

Saat Check in
Jangan menginap di lantai paling bawah. Pilihlah kamar diantara lantai 3 dan 6, dimana kamar lumayan tinggi untuk dibobol, tetapi masih bisa dijangkau sebagian besar tangga pemadam kebakaran.
Jika Anda tinggal di penginapan yang pintu masuknya langsung berhadapan dengan tempat parkir, sebisa mungkin minta kamar yang menghadap halaman dalam atau interior.
Jangan biarkan staf penginapan mengumumkan nomor kamar Anda. Jika dia tidak sengaja mengucapkannya sambil memberikan kunci kepada Anda, mintalah kamar yang lain.
Saat di lobi, tanyakan nomor mana yang harus dituju saat ada kondisi darurat. Adakah nomor langsung ke petugas keamanan? Atau langsung ke nomor darurat nasional?
Ketika sampai di kamar, cari tahu rute evakuasi saat keadaan darurat. Dimana titik kumpulnya. Cek lokasi pintu atau tangga darurat karena saat terjadi kebakaran tidak boleh menggunakan lift. Cari tau jalan keluar alternatif jika lorong ditutup.
Cek kunci jendela dan pintu balkon. Jika rusak, laporkan kepada staf hotel. Ada baiknya mengecek lagi saat kembali dari bepergian. Mungkin staf kebersihan hotel lupa menutupnya setelah membersihkan. Jika ada pintu penghubung dengan ruangan lain, cek juga apakah sudah terkunci.

Saat Menginap
Selalu kunci pintu kamar saat Anda di dalamnya. Termasuk gerendel atau pengaman pintu lainnya. Jangan pernah membuka pintu, meski hanya sebentar.
Di malam hari, letakkan sepatu di kaki tempat tidur begitu juga dengan dompet, HP, dan senter.
Jika seseorang datang tanpa diundang dan mengaku staf hotel, telepon dulu lobi untuk memastikan. Jangan pernah membuka pintu untuk orang yang tidak dikenal. Gunakan lubang di pintu untuk mengintip.
Lindungi barang-barang berharga di brankas kamar atau titipkan di lobi saat Anda keluar. Mintalah bukti tertulis barang apa saja yang ditinggalkan di lobi. Banyak hotel tidak bertanggung jawab atas barang yang ditinggalkan di brankas kamar. Jika membawa laptop, pastikan brankas di kamar cukup untuk laptop Anda. Anda juga bisa mengunci koper atau tas dengan gembok kecil.
Jika sedang keluar, pertimbangkan untuk menyalakan TV atau radio, atau meletakkan tanda “Jangan Diganggu” di pintu. Kedua trik ini akan memberikan kesan kepada calon pencuri bahwa Anda masih di dalam.
Tempat parkir dan lorong hotel harus memiliki penerangan yang baik. Laporkan pemadaman listrik apa pun ke meja depan dan mintalah pengawalan keamanan jika Anda merasa tidak aman.
Jika Anda mengalami kejahatan selama menginap, jangan hanya mengadu ke pihak hotel. Ajukan juga laporan polisi. Polis asuransi Anda mungkin menanggung kerugian tertentu selama perjalanan Anda. Perusahaan asuransi memerlukan salinan laporan polisi dan dokumentasi terkait lainnya.
https://www.smartertravel.com/hotel-safety-tips/
