Makanan yang Wajib Dikonsumsi Saat Penerbangan

Bukan rahasia lagi jika jenis makanan yang disajikan di atas pesawat bisa bervariasi. Mulai hidangan lengkap yang disiapkan koki di kelas satu, hingga sebungkus kacang yang disajikan di kelas ekonomi.
Semua yang dikonsumsi di udara berdampak besar pada pengalaman penerbangan. Rasanya mungkin hanya kenyang. Namun, jika memilih (atau diberi) jenis makanan yang salah, bisa bahaya. Anda mungkin akan dehidrasi, bahkan mengalami perut kembung.
Hal itu tidak hanya menyakiti Anda, tetapi juga rekan seperjalanan. Jika sepanjang penerbangan Anda mengeluarkan gas dari perut. Karena itu, ada baiknya mengikuti panduan ini tentang makanan apa yang sebaiknya dihindari sebelum, selama, dan setelah penerbangan.
Sebelum penerbangan
Jika sudah ada jadwal penerbangan, sebaiknya perhatikan asupan Anda. Karena hal itu akan menentukan kenyamanan Anda selama perjalanan.
Makanan yang mengandung gas mengandung banyak serat larut atau mengandung jenis gula tertentu. Contohnya kacang-kacangan, brokoli, kembang kol, kacang polong, plum, jeruk, aprikot, dan buah-buahan kering seperti kismis dan plum.
Selain itu perhatikan juga asupan susu dan produk turunannya. Seiring pertambahan usia, produksi enzim laktosa berkurang. Orang dewasa mungkin kembung saat mengonsumsi laktosa dalam produk susu. Jika perut Anda sensitif, hindari susu, es krim, krim keju, krim kental, san prosuk susu lainnya sebelum penerbangan.
Selain itu untuk minuman hindari jus apel karena mengandung sorbitol, gula yang tidak dapat dicerna. Minuman berkarbonasi juga merupakan penyebab utama gas dan perut kembung, bahkan air soda dan soda diet.

Selama penerbangan
Saat di pesawat Anda haus, tetapi pihak keamanan memaksa Anda membuang botol air. Satu-satunya yang ada di gerobak minuman hanyalah kopi dan teh. Lebih buruk lagi, Anda sudah dehidrasi parah akibat penerbangan.
Banyak orang khawatir dengan kebersihan tangka air dalam pesawat. Namun, Mia Herman, pramugari dan blogger perjalanan di Travel with Mia, mengatakan bahwa tangki tersebut aman. “Saya sudah minum [air] selama 10 tahun dan saya tidak pernah sakit,” katanya. “Jika Anda minum kopi atau teh di pesawat, Anda minum air dari tangki. Jika Anda khawatir, pilihlah air kemasan, jus, atau soda.”
Namun, makanan di pesawat adalah cerita yang berbeda. Terkadang maskapai menyajikan makanan ringan yang dipanaskan langsung dengan kantong plastiknya. Seperti roti, pizza, atau makanan lainnya. Penelitian menunjukkan bahwa memanaskan plastik dengan cara ini dapat menyebabkan bahan kimia berbahaya bocor langsung ke makanan, terutama makanan berlemak seperti daging dan keju. Karena itu hindari makanan seperti ini.
Pilihan yang lebih sehat
Jika Anda ragu dengan makanan dan minuman yang disediakan di pesawat, sebaiknya bawa sendiri. Makanan padat dapat melewati keamanan bandara. Meskipun Anda harus membawa olesan krim seperti hummus, selai kacang, atau selai dalam jumlah terbatas.
Bawalah makanan yang mudah dibawa seperti buah, sayuran, dan kacang-kacangan. Bawa secukupnya dan jagalah untuk tetap ringan. Air dan minuman lainnya dapat dibeli di terminal sebelum naik ke pesawat. Atau Anda bisa membawa botol minuman untuk diisi ulang di bandara setelah melewati pemeriksaan keamanan.

Makanan terbaik untuk masa pemulihan setelah penerbangan panjang
Minum banyak air dapat mengurangi jet lag dan membantu Anda lebih cepat menyesuaikan diri dengan tempat baru. Apalagi jika Anda menikmati alkohol di pesawat.
Alkohol menghantam lebih keras di udara karena kekurangan oksigen dan atmosfer kering selama penerbangan. Akibatnya, mabuk terasa lebih parah. Oleh karena itu, tetap terhidrasi sangatlah penting.
Saat mendarat sebaiknya Anda sudah tahu akan makan dimana. Agar Anda tidak kelaparan dan berakhir di kedai makanan cepat saji terdekat. Jika Anda bisa tinggal di tempat dengan akses dapur yang ideal, itu pilihan terbaik.
Jika tidak, carilah pasar atau supermarket terdekat, serta restoran bersih di area tersebut. Pastikan Anda mengonsumsi makanan sehat.
Hindari kafein sore saat Anda mendarat. Akan lebih mudah untuk menyesuaikan waktu dan jadwal setempat tanpa espresso menjelang waktu tidur saat mendarat. Sebaliknya, pilih buah segar yang kaya serat dan antioksidan.
https://matadornetwork.com/read/eat-before-during-after-flight/
