Penggemar Fotografi, Kuliner, Sejarah dan Dunia Malam wajib datang ke kota ini

Kalau kamu punya kesempatan ke China cobalah mampir ke kota Fenghuang di propinsi Hunan.

Di Fenghuang ini kamu dapat melihat sebuah kota tua yang berasal dari abad ke 16. Ratusan rumah tua di sepanjang sungai Tuojiang berjajar rapi menghadap kearah bibir sungai.

Banyak kisah yang menceritakan kenapa kota ini bernama Fenghuang. Salah satunya adalah karena bentuk kota ini yang diapit oleh dua gunung dan satu sungai yang bila dilihat dari atas menyerupai burung Phoenix. Cerita lainnya adalah dahulu terdapat sepasang burung Phoenix yang sedang mencari sarang. Mereka akhirnya tertarik dengan kecantikan wilayah ini dan membuat sarang. Feng adalah sebutan untuk phoenix Jantan dan Huang adalah sebutan Phoenix betina maka disebutkah kota Fenghuang untuk mengenang peristiwa ini.

Atas keindahan dan kekayaan sejarahnya, Fenghuang tercatat sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 2008 silam.

Lebih dari setengah penduduk Fenghuang adalah suku Miao yang merupakan suku minoritas di Tiongkok. Keunikan suku Miao ini mereka sangat suka dengan perak, bahkan melebihi emas sehingga pada saat pernikahan di suku Miao bukan menggunakan mas kawin tetapi perak kawin hehehe. Kalau boleh di bilang nenek moyang suku miao ini sama dengan suku Toraja di Indonesia. Mereka sama sama menggunakan baju hitam dengan asesoris berwarna warni dan mempunyai kekuatan supranatural bisa membangkitkan orang mati. Jadi dimana pun suku Miao meninggal maka jenazahnya bisa dipanggil pulang oleh ketua sukunya yang sakti sehingga mereka bisa dikubur di kampung halamannya. Mungkin film-film mandarin dengan tema mayat hidup terinsprasi dengan ritual suku Miao ini.

Meski sudah sangat tua tetapi kota Fenghuang ini terus bersolek. Saat paling indah berkunjung ke kota ini adalah sore hari. Kamu dapat melihat gemerlapnya lampu-lampu bersamaan dengan tenggelamnya matahari.

Semakin malam semakin ramai

Bagi penggemar fotografi, kemilau kota bertaburan cahaya saat bluehour pasti mampu menghasilkan puluhan gambar indah yang bercerita.

Begitu pula dengan kamu yang menyukai sejarah, karena di sini kamu akan dapat merasakan aura sejarah yang sangat kuat. Apalagi bila kamu mempunyai cukup waktu untuk masuk ke tengah masyarakat yang hingga kini masih memegang teguh adat dan budaya.

Kamu penggemar kuliner? Jangan kuatir karena di sepanjang jalan diseberang kota tua terdapat puluhan aneka jajanan dan makanan mulai dari yang tradisional hingga panganan modern seperti KFC.


Aneka jajanan di sepanjang jalanan

Apakah kaum milenial tidak suka ke sini? Saya jamin pasti suka, karena terdapat beberapa bar dan diskotik yang akan memanjakan kamu hingga larut malam dengan music yang sesuai selera sambil melihat pemandangan indah.

Nah setidaknya sekarang kamu tau bila akan berkunjung ke negara tirai bambu ini wilayah mana yang paling indah dan cocok untuk semua kalangan ya.

Pemandangan kota Fenghuang saat bluehour

Share via :
Only member can wowing to this article. Register now here