Masjid Ini Dulu Selamat Dari Amukan Tsunami Aceh


Waktu tsunami Aceh beberapa tahun lalu, kamu pasti langsung mencari banyak informasi di internet bagaimana kondisi daerah tersebut pasca diterjang tsunami, tidak hanya mencari informasi pasti kamu juga sibuk mencari gambar-gambar dan video yang sempat diabadikan oleh banyak orang.

Nah, pernah liat beberapa gambar-gambar di internet yang sangat mencuri perhatian nggak sih? Sudah pasti kamu akan sedih melihat beberapa bagian wilayah di Aceh yang rata dengan tanah akibat terjangan ombak tsunami. Tapi ada pula pasti yang takjub dengan beberapa bangunan yang masih berdiri dengan kokoh sementara kanan dan kirinya sudah rata dengan tanah dan nggak berbentuk bangunan lagi, secara nalar kamu akan berfikir, “Nggak mungkin, kok bangunan ini bisa utuh sementara kanan-kirinya rata dengan tanah, ini bagaimana bisa sih” berbagai spekulasi pasti berkelebat, dari berfikir bahwa bangunan tersebut dirancang oleh arsitek yang sangat handal atau berfikir karena bangunan-bangunan yang selamat letaknya tinggi jadi pas tsunami datang, bangunan tersebut aman-aman saja.



Boleh saja berfikir seperti itu, tapi ingat ada banyak hal di dunia ini yang nggak bisa kita nalar begitu saja, pokoknya kalau nggak karena kuasa Tuhan, kejadian ini nggak akan terjadi. Nah tersebutlah sebuah masjid di Aceh yang selamat dari amukan tsunami, masjid ini terletak di daerah Lhoknga, Aceh Besar. Konon kabarnya masjid ini dibangun pada tahun 1990 dan selesai 7 tahun kemudian. Masjid Rahmatullah terletak 500 m dari bibir pantai, pantas saja ya kalau kanan kirinya habis tersapu gelombang, soalnya deket banget dari pantai. Di tahun 2010 sewaktu saya menyempatkan diri untuk mengunjungi Banda Aceh, sekitar masjid sudah mulai terlihat aktifitas penduduk mulai dari rumah penduduk yang bertahap dibangun dan pepohonan yang kembali rimbun. Hanya saja memang daerah itu berubah jadi sangat sepi, padahal kata penduduk sekitar, daerah sekitar masjid dulunya sangat padat penduduk, setelah tersapu tsunami, masyarakat yang selamat tidak berani lagi untuk membangun pemukiman di daerah tersebut. mereka memilih untuk mengungsi mencari rumah yang agak jauh dari pinggir pantai atau pindah ke luar kota seperti Medan dan daerah lain di Sumatra. Pasca tsunami Aceh, banyak orang-orang yang trauma, dan untuk menyembuhkan trauma tersebut tidak bisa dengan waktu singkat, butuh proses yang sangat panjang, oleh sebab itu daerah Lhoknga menjadi sangat sepi penduduk, ya walaupun banyak juga yang berani membangun rumah, tapi saat saya kesana, daerah Lhoknga tidak seramai sebelum terjadinya tsunami.



Masjid Rahmatullah memang selamat dari amukan tsunami Aceh, namun ada beberapa bagian masjid yang rusak dan  tidak bisa difungsikan kembali, bahkan ada satu tiang di dalam masjid yang dibiarkan begitu saja tergeletak dan tidak dibenarkan posisinya, katanya itu sebagai salah satu bukti dahsyatnya gempa dan tsunami Aceh. Tiba-tiba saya membayangkan, bagaimana paniknya orang-orang menyelamatkan diri dari amukan gelombang dan bingung mencari perlindungan, mungkin orang-orang yang berlindung di dalam masjid saja yang selamat dari amukan tsunami, pasalnya menurut cerita orang-orang yang menjadi saksi dahsyatnya tsunami Aceh, mereka melihat kalau air bah yang datang menggulung-gulung itu sama sekali tidak menyentuh masjid, bahkan air berbelok seolah-olah tidak ingin mengotori bangunan masjid, ini sungguh tidak bisa dinalar dengan pikiran biasa, kalau bukan karena kuasa Tuhan, orang-orang yang berlindung di dalam masjid tentu bisa merasakan dan melihat keajaiban ini.



Kini bangunan masjid tersebut sudah rapi kembali, beberapa bagian masjid dipugar dan dirapikan atas bantuan Bulan Sabit Merah Turki, terlihat di pintu masuk ada bendera Turki bersebelahan dengan bendera Merah Putih sebagai tanda negara tersebut pernah membantu. Sungguh, membayangkan terjadinya tsunami saja saya merinding, apalagi untuk masuk ke dalam masjid tersebut, rasanya tak kuasa saya merasakan ketakutan orang-orang yang tak selamat dari sapuan gelombang. Kalau kamu datang ke Aceh, jangan lupa untuk mengunjungi masjid ini agar rasa cintamu pada Sang Maha Kuasa semakin besar. Cheers

Share via :
Only member can wowing to this article. Register now here